Kemenkop-UKM Dukung UMKM Jadi Aktor Rantai Pasok Nasional dan Global


NESIAPOS, JAKARTA - Pameran Kreatif Pariwisata & Bisnis berlokasi di Green Pramuka Square resmi dibuka, Kamis (1/2/2024). Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM) selama empat hari ini diikuti oleh 50 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Jakpreneur. Acara ini juga mendapat dukungan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang dan Dinas Koperasi UKM Perdagangan Kabupaten Sukoharjo.

Asisten Deputi Pengembangan Rantai Pasok Usaha Mikro Kemenkop-UKM RI Sutarmo menyampaikan dirinya sangat menyambut baik antusias peserta UMKM yang ikut serta dalam pameran yang diselenggarakan Kementerian Koperasi dan UKM ini. Dia juga menyampaikan, kolaborasi yang baik dengan pemerintah kabupaten Kota yang berpartisipasi.

Dia berharap pameran yang akan berlangsung selama empat hari ke depan ini mampu membantu akses pemasaran dan jejaring bisnis baru bagi peserta dan semoga produk UMKM bisa terjual dengan kuantitas yang signifikan. "Kementerian Koperasi UKM RI berkomitmen untuk terus mendukung UMKM untuk menjadi aktor dan bagian penting dalam dinamika rantai pasok nasional bahkan global," ungkapnya, Kamis (1/2).

Sementara itu, Afandi selaku ketua pelaksana pameran menyampaikan bahwa ini adalah kegiatan pertama di awal tahun ini, yang kemudian akan berlangsung pameran pemasaran produk unggulan UKM kegiatan lainnya di berbagai daerah. "Dengan harapaan dapat membantu UMKM untuk memasarkan produk unggulannya dan mendorong inovasi produk UMKM yang berkelanjutan baik inovasi produk maupun inovasi pemasarannya," ujarnya.

Terakhir, dalam wawancaranya Bonny Suganda selaku Kepala Bidang Jaringan Pemasaran Usaha Mikro Kemenkop-UKM RI menyampaikan bentuk dukungan kepada para pelaku UMKM tidak hanya melalui kegiatan offline seperti bazar dan pameran hari ini, namun juga melalui ekosistem digital.

"Harapannya dengan awal yang baik ini mampu memberikan berdampak positif bagi teman-teman UMKM yang nampu menghadirkan UMKM yang mandiri, modern denagn produk yang marketable," ungkapnya.




Salah satu peserta dari KWK (Koperasi Wirausaha Kecamatan) Tebet, Mira, menyampaikan bahwasannya optimistis dalam memasarkan produk home made-nya di pameran ini.

0 Komentar