21 Hari Mengabdi di Desa Ciaruteun Ilir


NESIAPOS, BOGOR - Sebuah perjalanan bersejarah dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-DIK) telah sukses dilaksanakan selama 21 hari di Desa Ciaruteun Ilir, dimulai sejak 21 Agustus 2023. Pembukaan KKN-DIK dilaksanakan di Aula Kantor Desa Ciaruteun Ilir, dihadiri oleh berbagai pihak. Acara pembukaan menandai awal dari pengabdian para mahasiswa kepada masyarakat setempat. Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah pengenalan terhadap lingkungan sekitar dengan berkeliling Kampung dan berinteraksi dengan warga setempat.

KKN-DIK ini memiliki tema "DEMOKRASI" (Desa Maju dalam Tata Kelola Sosial, Pendidikan, dan Ekonomi) dengan dua subfokus, yaitu pendidikan dan ekonomi. Kelompok sub pendidikan terlibat dalam berbagai kegiatan seperti mengajar di sekolah SDN Batutulis dan SMP-IT Al-Bakriatul Mudassirin, mengajar mengaji di Majelis Taklim Nurul Amanah, serta menyelenggarakan les dan kegiatan sosialisasi pendidikan.

Sementara itu, kelompok subekonomi berperan dalam mengembangkan perekonomian masyarakat. Mereka melakukan sosialisasi tentang pembuatan produk, seperti kripik singkong kemasan dan gantungan kunci berbahan resin. Desa Ciaruteun Ilir, yang memiliki potensi pariwisata namun belum sepenuhnya berkembang, juga menjadi fokus untuk memajukan ekonomi melalui produk-produk khas desa. Selain itu adapun program jadwal tour guide pada kelompok subekonomi, di mana membantu Bapak Sugandi selaku Juru Perawat situs sejarah di sana dalam melayani dan memandu wisatawan yang datang.

Selanjutnya, adapun kegiatan puncak KKN-DIK ini adalah "Muara Fest" dengan tema "MAHABARATA" (Meraih Harmoni Bersama Rakyat di Tanah Muara). Festival ini mencakup berbagai acara seperti pentas tari, bazar UMKM, live music, lomba baca puisi, serta tour guide untuk menjaga dan melestarikan situs sejarah di Kp. Muara Jaya.Tak hanya itu acara ini nyatanya mampu membangun kembali semangat warga kampung Muara Jaya dalam semangat mengembangkan potensi wisata di kampung Muara Jaya yang dulu sempat padam dikarenakan pandemi.


 
Hingga tidak terasa 21 hari telah kami lewati begitu cepat, dimana adapan pertemuan pada hari penutupan yang menjadi momentum emosional, diisi dengan sambutan-sambutan dari berbagai pihak. M. Arya Ramadhan, selaku Ketua Koordinasi KKN, berbicara tentang harapannya akan dampak positif yang akan ditinggalkan oleh KKN ini. Kepala Program Studi Pendidikan Sejarah Andi, M.Pd, mengapresiasi kontribusi mahasiswa dan memohon maaf atas segala tingkah dan perilaku mahasiswa yang mana mungkit merepotkan warga. Serta harapan terjalinnya kerja sama yang akan terus terjalin hingga masa depan nanti.

Roni selaku RT 01 Kp. Muara Jaya Desa Ciaruteun, mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa atas peran mereka dalam menghidupkan semangat warga setempat melalui "Muara Fest Mahabarata." Sementara Kepala Desa Ciaruteun Ilir, Supandi, menyampaikan apresiasi besar dan harapannya akan perkembangan desa yang lebih baik.

Acara penutupan KKN ini ditandai dengan penyerahan mandat dari Kepala Desa Supandi kepada Kaprodi Pendidikan Sejarah FKIP Uhamka Andi, M.Pd sebagai simbol pelepasan mahasiswa dari tugas pengabdian. Selain itu, adapun penandatanganan MoU sebagai bentuk terjalinnya kerja sama berkelanjutan antara kampus dan desa sebagai desa binaan.

KKN-DIK Pendidikan Sejarah FKIP Uhamka ditutup dengan harapan bahwa kerja sama dan pengalaman berharga ini akan membawa manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan mahasiswa, serta menjaga eratnya tali silaturahmi yang telah terjalin.

0 Komentar